Hak Angket DPRD Dinilai Ujian Keseriusan Pengawasan terhadap Eksekutif

Hak Angket DPRD Dinilai Ujian Keseriusan Pengawasan terhadap Eksekutif
Direktur SIDEKA UINSI Samarinda, Suwardi Sagama (dok.pribadi)

SAMARINDA — Penggunaan hak angket oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali menjadi sorotan sebagai instrumen penting dalam sistem pengawasan terhadap pemerintah daerah. Mekanisme ini dinilai tidak hanya bersifat politis, tetapi juga merupakan bagian dari fungsi konstitusional legislatif dalam memastikan akuntabilitas kinerja eksekutif.

Direktur Pusat Studi Konstitusi, Demokrasi, dan Masyarakat (SIDEKA) Fasya UINSI Samarinda, Suwardi Sagama, menegaskan bahwa hak angket memiliki prosedur yang ketat dan tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Ia menjelaskan bahwa proses tersebut harus diawali dengan usulan resmi dari anggota DPRD yang memenuhi persyaratan tertentu.

“Hak angket merupakan bagian dari pengawasan legislatif ke eksekutif. Untuk sampai ke hak angket harus ada usulan dari anggota DPRD dengan syarat tertentu dan disetujui dalam rapat,” ujarnya.

Menurutny, setelah usulan diajukan, terdapat tahapan-tahapan yang harus dilalui hingga mencapai persetujuan. Jika disetujui, DPRD memiliki kewenangan untuk melakukan penyelidikan terhadap kepala daerah terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan dalam menjalankan tugasnya.

Pria yang juga akademisi Hukum Tata Negara UINSI Samarinda itu menekankan bahwa proses menuju persetujuan hak angket bukanlah hal yang mudah. Diperlukan kesepakatan politik yang kuat serta landasan hukum yang jelas agar langkah tersebut tidak menimbulkan kontroversi yang tidak perlu.

“Ada tahapan yang harus dilalui untuk sampai persetujuan hak angket dan dilakukan penyelidikan kepada kepala daerah dari dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh kepala daerah. Untuk sampai persetujuan atas hak angket, jalannya saja cukup terjal, apalagi sampai ke pemakzulan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Suwardi menilai bahwa wacana penggunaan hak angket seharusnya menjadi momentum bagi DPRD untuk menunjukkan keseriusan dalam menjalankan fungsi pengawasan. Ia menekankan bahwa pengawasan yang efektif merupakan bagian penting dari praktik demokrasi yang sehat di daerah.

“Fokusnya dapat diletakan pada keseriusan DPRD melakukan pengawasan atas kinerja eksekutif. Sudah sewajarnya seperti itu. Ini kesempatan bagi DPRD menjalankan fungsinya,” tegasnya. (*)

You might also like
Politik Siapa yang Sedang Bermain dalam Persoalan Ijazah Gibran, DPR dan KPU di Persimpangan Jalan

Politik Siapa yang Sedang Bermain dalam Persoalan Ijazah Gibran, DPR dan KPU di Persimpangan Jalan

Dugaan Pelecehan Saat Pelaksanaan KKN UINSI Samarinda, HMI Syariah Angkat Bicara

Dugaan Pelecehan Saat Pelaksanaan KKN UINSI Samarinda, HMI Syariah Angkat Bicara

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim

Lobi ke Kemenkes Berbuah Dukungan Rp150 Miliar, Fasilitas Kesehatan Berau Bakal Diperkuat

Lobi ke Kemenkes Berbuah Dukungan Rp150 Miliar, Fasilitas Kesehatan Berau Bakal Diperkuat

Kawasan Pariwisata Berau Jadi Perhatian, Kementerian Lingkungan Hidup Siapkan Bantuan Peralatan Sampah

Kawasan Pariwisata Berau Jadi Perhatian, Kementerian Lingkungan Hidup Siapkan Bantuan Peralatan Sampah

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Recent
Breaking News!!! 6 dari 7 Fraksi Sepakat Pembentukan Pansus Hak Angket, Paripurna menjadi Penentu
Breaking News!!! 6 dari 7 Fraksi Sepakat Pembentukan Pansus Hak Angket, Paripurna menjadi Penentu
Arogansi Aparat Disorot, PMII Unmul Kecam Tindakan Represif dan Angkat Isu Ketimpangan di Kaltim
Arogansi Aparat Disorot, PMII Unmul Kecam Tindakan Represif dan Angkat Isu Ketimpangan di Kaltim
Dari Disertasi Terbaik ke Ruang Skripsi Hukum, Dr. Jamhari Gaungkan Demokrasi Berkeadilan
Dari Disertasi Terbaik ke Ruang Skripsi Hukum, Dr. Jamhari Gaungkan Demokrasi Berkeadilan
Intimidatif Kerja Jurnalistik di Aksi 21 April, Koalisi Pers Kaltim Suarakan Pelanggaran Serius Kebebasan Pers
Intimidatif Kerja Jurnalistik di Aksi 21 April, Koalisi Pers Kaltim Suarakan Pelanggaran Serius Kebebasan Pers
Wacana Hak Angket Menguat, DPRD Kaltim Tekankan Fungsi Pengawasan
Wacana Hak Angket Menguat, DPRD Kaltim Tekankan Fungsi Pengawasan
Dari Forum Mahasiswa, Muara Badak Dorong Gagasan Bersama Jadi Gerakan Nyata

Dari Forum Mahasiswa, Muara Badak Dorong Gagasan Bersama Jadi Gerakan Nyata

KUTAI KARTANEGARA, KALTIMTARANOW — Sekelompok mahasiswa asal Muara Badak, Kutai Kartanegara, membuka ruang komunikasi lintas kampus dan organisasi untuk membicarakan peran generasi muda dalam pembangunan daerah. Ruang temu tersebut dikemas melalui kegiatan “Ngobrol Ide dan Silaturahmi Mahasiswa se-Muara Badak” yang berlangsung pada 14 September 2026. Forum ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperluas jejaring sekaligus […]

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim