Dari Tarakan, Rija Aulia Bawa Semangat Bahasa hingga Jadi Ibu Lurah Nasional

Dari Tarakan, Rija Aulia Bawa Semangat Bahasa hingga Jadi Ibu Lurah Nasional

JAKARTA, KALTIMTARANOW — Langkah Rija Aulia Mayatri di dunia kebahasaan bermula dari sebuah ketertarikan sederhana. Mahasiswi Sistem Informasi Fakultas Teknik Universitas Mulawarman (Unmul) asal Tarakan, Kalimantan Utara, itu kemudian berhasil membawa namanya hingga ke panggung nasional Pemilihan Duta Bahasa Tahun 2026.

Dari Tarakan, Rija Aulia Bawa Semangat Bahasa hingga Jadi Ibu Lurah NasionalPerjalanan tersebut dimulai setelah Rija dinobatkan sebagai Pemenang 1 Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara 2026. Capaian itu sekaligus mengantarkannya menjadi perwakilan Kaltimtara dalam ajang Duta Bahasa tingkat nasional.

Rangkaian pemilihan nasional berlangsung pada 14–18 September 2026 di Jakarta. Para peserta mengikuti karantina di Hotel Santika Hayam Wuruk sebelum menjalani final raya yang berlangsung di Gedung A Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Di tingkat nasional, Rija memang tidak meraih gelar juara. Namun, perjalanannya tidak berhenti pada hasil kompetisi. Ia tetap menjadi bagian dari Duta Bahasa Nasional 2026 dan memperoleh kepercayaan khusus dari peserta lainnya untuk menjadi Ibu Lurah atau wakil ketua angkatan.

Kepercayaan tersebut diberikan bersama peserta putra dari Provinsi Kepulauan Riau yang terpilih sebagai Pak Lurah atau ketua angkatan. Bagi Rija, amanah itu menjadi bagian penting dari pengalaman selama mengikuti rangkaian kegiatan nasional.

“Awalnya saya sama sekali tidak membayangkan akan menjadi Duta Bahasa. Tetapi kemudian saya tertarik karena menyadari bahwa bahasa bukan hanya alat komunikasi, melainkan juga identitas dan cara kita membangun hubungan dengan orang lain,” kata Rija.

Keberagaman bahasa yang dimiliki Indonesia menjadi salah satu hal yang semakin menguatkan langkahnya. Ia ingin generasi muda tidak hanya menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi, tetapi juga ikut menjaga keberadaannya.

“Keberagaman bahasa di Indonesia membuat saya semakin terdorong untuk mengajak generasi muda mengenal, menggunakan, dan menjaga bahasa kita melalui semangat Trigatra Bangun Bahasa,” ujarnya.

Selama berada di tingkat nasional, Rija bertemu dengan Duta Bahasa dari berbagai provinsi. Perjumpaan tersebut mempertemukannya dengan beragam budaya, pengalaman, hingga gagasan dari generasi muda di berbagai daerah.

“Bertemu dengan teman-teman Duta Bahasa dari seluruh Indonesia menjadi pengalaman yang sangat berharga. Setiap orang membawa cerita, budaya, dan pemikiran yang berbeda, sehingga banyak hal yang bisa saya pelajari,” tuturnya.

Menurut Rija, perjalanan menjadi Duta Bahasa merupakan awal untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kekayaan bahasa Indonesia, termasuk bahasa daerah yang menjadi bagian dari identitas masyarakat.

“Indonesia memiliki begitu banyak bahasa, tetapi kita dipersatukan oleh bahasa Indonesia. Karena itu, kita perlu membuka mata dan semakin peduli untuk menjaga bahasa daerah maupun bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan,” pungkasnya. (zhr/red)

You might also like
Amankan Tiket Final, Quattrick Mitchell Baker Warnai Pesta Gol

Amankan Tiket Final, Quattrick Mitchell Baker Warnai Pesta Gol

Dari Forum Mahasiswa, Muara Badak Dorong Gagasan Bersama Jadi Gerakan Nyata

Dari Forum Mahasiswa, Muara Badak Dorong Gagasan Bersama Jadi Gerakan Nyata

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Rudy Mas’ud: Masa Depan Kaltim Ditentukan Kualitas SDM, Pendidikan Gratis Jadi Prioritas Pemprov

Rudy Mas’ud: Masa Depan Kaltim Ditentukan Kualitas SDM, Pendidikan Gratis Jadi Prioritas Pemprov

Vonis Chromebook, Nadiem Makarim di Jatuhi Hukuman 10 Tahun Penjara

Vonis Chromebook, Nadiem Makarim di Jatuhi Hukuman 10 Tahun Penjara

Perdagangan Manusia Sebagai Bentuk Kekerasan Berbasis Gender: Analisis Feminis Terhadap Eksploitasi Perempuan

Perdagangan Manusia Sebagai Bentuk Kekerasan Berbasis Gender: Analisis Feminis Terhadap Eksploitasi Perempuan

Recent
Breaking News!!! 6 dari 7 Fraksi Sepakat Pembentukan Pansus Hak Angket, Paripurna menjadi Penentu
Breaking News!!! 6 dari 7 Fraksi Sepakat Pembentukan Pansus Hak Angket, Paripurna menjadi Penentu
Arogansi Aparat Disorot, PMII Unmul Kecam Tindakan Represif dan Angkat Isu Ketimpangan di Kaltim
Arogansi Aparat Disorot, PMII Unmul Kecam Tindakan Represif dan Angkat Isu Ketimpangan di Kaltim
Dari Disertasi Terbaik ke Ruang Skripsi Hukum, Dr. Jamhari Gaungkan Demokrasi Berkeadilan
Dari Disertasi Terbaik ke Ruang Skripsi Hukum, Dr. Jamhari Gaungkan Demokrasi Berkeadilan
Intimidatif Kerja Jurnalistik di Aksi 21 April, Koalisi Pers Kaltim Suarakan Pelanggaran Serius Kebebasan Pers
Intimidatif Kerja Jurnalistik di Aksi 21 April, Koalisi Pers Kaltim Suarakan Pelanggaran Serius Kebebasan Pers
Wacana Hak Angket Menguat, DPRD Kaltim Tekankan Fungsi Pengawasan
Wacana Hak Angket Menguat, DPRD Kaltim Tekankan Fungsi Pengawasan
Dari Forum Mahasiswa, Muara Badak Dorong Gagasan Bersama Jadi Gerakan Nyata

Dari Forum Mahasiswa, Muara Badak Dorong Gagasan Bersama Jadi Gerakan Nyata

KUTAI KARTANEGARA, KALTIMTARANOW — Sekelompok mahasiswa asal Muara Badak, Kutai Kartanegara, membuka ruang komunikasi lintas kampus dan organisasi untuk membicarakan peran generasi muda dalam pembangunan daerah. Ruang temu tersebut dikemas melalui kegiatan “Ngobrol Ide dan Silaturahmi Mahasiswa se-Muara Badak” yang berlangsung pada 14 September 2026. Forum ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperluas jejaring sekaligus […]

Kawasan Pariwisata Berau Jadi Perhatian, Kementerian Lingkungan Hidup Siapkan Bantuan Peralatan Sampah

Kawasan Pariwisata Berau Jadi Perhatian, Kementerian Lingkungan Hidup Siapkan Bantuan Peralatan Sampah

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim