Polemik Film “Pesta Babi”, Pigai Tegaskan Pelarangan Nobar Harus Berdasarkan Putusan Pengadilan

Polemik Film “Pesta Babi”, Pigai Tegaskan Pelarangan Nobar Harus Berdasarkan Putusan Pengadilan

JAKARTA, KALTIMTARANOW – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Natalius Pigai, menegaskan pelarangan kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter “Pesta Babi” tidak dapat dilakukan secara sepihak tanpa dasar hukum yang jelas. Menurutnya, penghentian atau pelarangan pemutaran film seharusnya melalui mekanisme hukum dan putusan pengadilan.

Pernyataan itu disampaikan Pigai menyusul polemik pembubaran kegiatan nobar film dokumenter karya jurnalis dan sineas Dandhy Laksono di sejumlah daerah. Aksi pelarangan tersebut menuai sorotan publik karena dinilai berkaitan dengan kebebasan berekspresi dan hak masyarakat memperoleh informasi.

Pigai mengatakan negara tetap harus menjamin kebebasan berekspresi selama tidak bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Pelarangan pemutaran atau nobar film harus melalui putusan pengadilan,” ujarnya dikutip dari Kompas.com.

Ia menekankan bahwa tindakan penghentian kegiatan tanpa prosedur hukum berpotensi menimbulkan persoalan baru, terutama terkait perlindungan hak sipil masyarakat. Karena itu, aparat maupun pihak tertentu diminta tidak bertindak di luar mekanisme hukum.

Menurut Pigai, Indonesia merupakan negara hukum sehingga seluruh tindakan pembatasan terhadap karya, diskusi, maupun ruang berekspresi harus memiliki dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Polemik film Pesta Babi sendiri mencuat setelah sejumlah agenda pemutaran dan diskusi dilaporkan mendapat penolakan hingga pembubaran di beberapa wilayah. Situasi itu memicu perdebatan mengenai batas kebebasan berekspresi dan kewenangan pelarangan kegiatan publik.

Sejumlah kelompok masyarakat sipil menilai ruang diskusi dan pemutaran karya dokumenter seharusnya tetap dijaga selama tidak melanggar hukum. Di sisi lain, ada pihak yang menganggap isi film tersebut sensitif dan berpotensi memicu polemik di tengah masyarakat.

Pigai berharap seluruh pihak dapat mengedepankan pendekatan hukum dan dialog dalam menyikapi perbedaan pandangan terhadap sebuah karya atau forum diskusi publik.

“Kalau ada keberatan terhadap sebuah karya, maka mekanisme penyelesaiannya juga harus sesuai aturan hukum,” katanya. (*)

You might also like
Lobi ke Kemenkes Berbuah Dukungan Rp150 Miliar, Fasilitas Kesehatan Berau Bakal Diperkuat

Lobi ke Kemenkes Berbuah Dukungan Rp150 Miliar, Fasilitas Kesehatan Berau Bakal Diperkuat

Kawasan Pariwisata Berau Jadi Perhatian, Kementerian Lingkungan Hidup Siapkan Bantuan Peralatan Sampah

Kawasan Pariwisata Berau Jadi Perhatian, Kementerian Lingkungan Hidup Siapkan Bantuan Peralatan Sampah

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Karhutla Mengintai, Menhut Pastikan Habitat Orangutan di Berau Tetap Terjaga

Karhutla Mengintai, Menhut Pastikan Habitat Orangutan di Berau Tetap Terjaga

Rudy Mas’ud: Masa Depan Kaltim Ditentukan Kualitas SDM, Pendidikan Gratis Jadi Prioritas Pemprov

Rudy Mas’ud: Masa Depan Kaltim Ditentukan Kualitas SDM, Pendidikan Gratis Jadi Prioritas Pemprov

Bankeu Kaltim Rp222 Miliar Masuk APBD Berau 2026, Pemanfaatan Tunggu Keputusan Gubernur

Bankeu Kaltim Rp222 Miliar Masuk APBD Berau 2026, Pemanfaatan Tunggu Keputusan Gubernur

Recent
Breaking News!!! 6 dari 7 Fraksi Sepakat Pembentukan Pansus Hak Angket, Paripurna menjadi Penentu
Breaking News!!! 6 dari 7 Fraksi Sepakat Pembentukan Pansus Hak Angket, Paripurna menjadi Penentu
Arogansi Aparat Disorot, PMII Unmul Kecam Tindakan Represif dan Angkat Isu Ketimpangan di Kaltim
Arogansi Aparat Disorot, PMII Unmul Kecam Tindakan Represif dan Angkat Isu Ketimpangan di Kaltim
Dari Disertasi Terbaik ke Ruang Skripsi Hukum, Dr. Jamhari Gaungkan Demokrasi Berkeadilan
Dari Disertasi Terbaik ke Ruang Skripsi Hukum, Dr. Jamhari Gaungkan Demokrasi Berkeadilan
Intimidatif Kerja Jurnalistik di Aksi 21 April, Koalisi Pers Kaltim Suarakan Pelanggaran Serius Kebebasan Pers
Intimidatif Kerja Jurnalistik di Aksi 21 April, Koalisi Pers Kaltim Suarakan Pelanggaran Serius Kebebasan Pers
Wacana Hak Angket Menguat, DPRD Kaltim Tekankan Fungsi Pengawasan
Wacana Hak Angket Menguat, DPRD Kaltim Tekankan Fungsi Pengawasan
Dari Forum Mahasiswa, Muara Badak Dorong Gagasan Bersama Jadi Gerakan Nyata

Dari Forum Mahasiswa, Muara Badak Dorong Gagasan Bersama Jadi Gerakan Nyata

KUTAI KARTANEGARA, KALTIMTARANOW — Sekelompok mahasiswa asal Muara Badak, Kutai Kartanegara, membuka ruang komunikasi lintas kampus dan organisasi untuk membicarakan peran generasi muda dalam pembangunan daerah. Ruang temu tersebut dikemas melalui kegiatan “Ngobrol Ide dan Silaturahmi Mahasiswa se-Muara Badak” yang berlangsung pada 14 September 2026. Forum ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperluas jejaring sekaligus […]

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim