SAMARINDA, KALTIMTARANOW – Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Samarinda menunjukkan keseriusannya untuk menjadi tuan rumah Kongres HMI Ke-33 Tahun 2026. Langkah tersebut ditandai dengan serangkaian audiensi yang dilakukan pengurus HMI Samarinda kepada Pemerintah Kota Samarinda dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur guna meminta dukungan terhadap agenda nasional organisasi tersebut.
Ketua Umum HMI Cabang Samarinda, Achmad Fawwaz Albani, bersama sejumlah mantan Ketua Umum HMI Cabang Samarinda telah bertemu dengan Wali Kota Samarinda, Andi Harun. Dalam pertemuan itu, Pemerintah Kota Samarinda menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pelaksanaan kongres yang merupakan agenda dua tahunan HMI.
Fawwaz mengungkapkan bahwa dukungan dari pemerintah daerah menjadi energi besar bagi HMI Samarinda untuk terus mempersiapkan diri sebagai calon tuan rumah kongres nasional tersebut.
“Alhamdulillah, kami mendapat sambutan yang sangat baik dari Bapak Wali Kota Samarinda. Beliau mendukung penuh HMI Cabang Samarinda untuk menjadi tuan rumah Kongres HMI Ke-33 Tahun 2026,” ujar Fawwaz, Kamis (14/5/2026).
Ia juga menyebut bahwa dukungan tersebut dibuktikan secara administratif melalui penerbitan surat rekomendasi resmi dari Pemerintah Kota Samarinda.
“Bapak Andi Harun bahkan telah menerbitkan surat rekomendasi yang ditandatangani langsung sebagai bentuk dukungan terhadap agenda besar HMI ini,” katanya.
Setelah melakukan audiensi dengan Wali Kota Samarinda, jajaran pengurus HMI Cabang Samarinda juga bertemu dengan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji. Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan kongres apabila Samarinda resmi ditetapkan sebagai tuan rumah.
“Pak Seno Aji menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur siap membantu fasilitas yang nantinya dibutuhkan panitia kongres,” ungkap Fawwaz.
Menurutnya, keberadaan Ibu Kota Nusantara menjadi salah satu faktor kuat yang membuat Samarinda layak menjadi pusat pelaksanaan Kongres HMI 2026. Ia optimistis agenda tersebut akan menjadi kongres terbesar sepanjang sejarah HMI.
“Kongres HMI akan dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah. Terlebih di Kalimantan Timur saat ini ada IKN, maka bisa dipastikan Kongres di Samarinda akan menjadi kongres paling ramai,” tandasnya. (*)