Kebijakan JKN Kaltim Dipersoalkan, Akademisi Nilai Daerah Dibuat “Bingung”

Kebijakan JKN Kaltim Dipersoalkan, Akademisi Nilai Daerah Dibuat “Bingung”

SAMARINDA – Kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terkait pengalihan pembiayaan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menuai kritik dari kalangan akademisi. Langkah tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kebingungan di tingkat pemerintah kabupaten/kota hingga mengganggu layanan kesehatan masyarakat.

Pengamat ekonomi dari Universitas Mulawarman, Purwadi, menilai kebijakan tersebut tidak tepat waktu karena diterapkan saat tahun anggaran sudah berjalan. Kondisi ini dinilai menyulitkan daerah dalam melakukan penyesuaian anggaran.

“Kebijakan ini setengah hati. Muncul mendadak saat skema anggaran sudah dikunci,” ujarnya.

Ia menegaskan, situasi tersebut membuat kepala daerah berada dalam posisi sulit karena harus menanggung beban baru tanpa perencanaan sebelumnya.

“Kepala daerah pasti bingung meresponsnya,” lanjutnya.

Selain soal timing, Purwadi juga menyoroti potensi dampak kebijakan terhadap layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu. Ia menilai keputusan tersebut berisiko mengganggu stabilitas pelayanan jika tidak disertai perhitungan matang.

“Kebijakan ini prematur dan berisiko mengganggu layanan kesehatan,” katanya.

Tak hanya itu, ia juga mengkritik prioritas anggaran pemerintah yang dinilai belum sepenuhnya berpihak pada kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, sektor kesehatan seharusnya menjadi prioritas utama dibandingkan belanja lain yang kurang mendesak.

“Publik perlu tahu mana yang lebih mendesak,” tegasnya.

Polemik ini juga memicu keberatan dari sejumlah pemerintah daerah. Salah satunya Pemerintah Kota Samarinda yang menilai kebijakan tersebut sebagai beban tambahan tanpa dukungan anggaran yang jelas.

Di sisi lain, pemerintah provinsi melalui Dinas Kesehatan Kaltim menyebut kebijakan tersebut masih dalam tahap evaluasi dan belum bersifat final. Koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota pun terus dilakukan untuk mencari solusi terbaik.

Meski demikian, polemik ini menjadi catatan penting terkait sinkronisasi kebijakan antarlevel pemerintahan.

“Kami menilai, keputusan yang menyangkut layanan dasar seperti kesehatan seharusnya dirumuskan secara matang dan melibatkan seluruh pihak terkait agar tidak berdampak pada masyarakat luas,” tandasnya. (*)

You might also like
Politik Siapa yang Sedang Bermain dalam Persoalan Ijazah Gibran, DPR dan KPU di Persimpangan Jalan

Politik Siapa yang Sedang Bermain dalam Persoalan Ijazah Gibran, DPR dan KPU di Persimpangan Jalan

Dugaan Pelecehan Saat Pelaksanaan KKN UINSI Samarinda, HMI Syariah Angkat Bicara

Dugaan Pelecehan Saat Pelaksanaan KKN UINSI Samarinda, HMI Syariah Angkat Bicara

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim

Lobi ke Kemenkes Berbuah Dukungan Rp150 Miliar, Fasilitas Kesehatan Berau Bakal Diperkuat

Lobi ke Kemenkes Berbuah Dukungan Rp150 Miliar, Fasilitas Kesehatan Berau Bakal Diperkuat

Enam Dekade KOHATI dan Tantangan Menerjemahkan NDP di Era Perubahan

Enam Dekade KOHATI dan Tantangan Menerjemahkan NDP di Era Perubahan

Turnamen Biliar PWI Kaltim Jadi Ruang Kebersamaan, 64 Peserta Ikut Bertanding

Turnamen Biliar PWI Kaltim Jadi Ruang Kebersamaan, 64 Peserta Ikut Bertanding

Recent
Breaking News!!! 6 dari 7 Fraksi Sepakat Pembentukan Pansus Hak Angket, Paripurna menjadi Penentu
Breaking News!!! 6 dari 7 Fraksi Sepakat Pembentukan Pansus Hak Angket, Paripurna menjadi Penentu
Arogansi Aparat Disorot, PMII Unmul Kecam Tindakan Represif dan Angkat Isu Ketimpangan di Kaltim
Arogansi Aparat Disorot, PMII Unmul Kecam Tindakan Represif dan Angkat Isu Ketimpangan di Kaltim
Dari Disertasi Terbaik ke Ruang Skripsi Hukum, Dr. Jamhari Gaungkan Demokrasi Berkeadilan
Dari Disertasi Terbaik ke Ruang Skripsi Hukum, Dr. Jamhari Gaungkan Demokrasi Berkeadilan
Intimidatif Kerja Jurnalistik di Aksi 21 April, Koalisi Pers Kaltim Suarakan Pelanggaran Serius Kebebasan Pers
Intimidatif Kerja Jurnalistik di Aksi 21 April, Koalisi Pers Kaltim Suarakan Pelanggaran Serius Kebebasan Pers
Wacana Hak Angket Menguat, DPRD Kaltim Tekankan Fungsi Pengawasan
Wacana Hak Angket Menguat, DPRD Kaltim Tekankan Fungsi Pengawasan
Dari Forum Mahasiswa, Muara Badak Dorong Gagasan Bersama Jadi Gerakan Nyata

Dari Forum Mahasiswa, Muara Badak Dorong Gagasan Bersama Jadi Gerakan Nyata

KUTAI KARTANEGARA, KALTIMTARANOW — Sekelompok mahasiswa asal Muara Badak, Kutai Kartanegara, membuka ruang komunikasi lintas kampus dan organisasi untuk membicarakan peran generasi muda dalam pembangunan daerah. Ruang temu tersebut dikemas melalui kegiatan “Ngobrol Ide dan Silaturahmi Mahasiswa se-Muara Badak” yang berlangsung pada 14 September 2026. Forum ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperluas jejaring sekaligus […]

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim