Transformasi Pajak Air Permukaan: Langkah Strategis Pemprov Kaltim Optimalkan PAD Sektor Industri

Transformasi Pajak Air Permukaan: Langkah Strategis Pemprov Kaltim Optimalkan PAD Sektor Industri

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kini tengah memacu akselerasi penerimaan Pajak Air Permukaan (PAP) melalui penguatan regulasi dan penegakan kepatuhan bagi pelaku usaha. Langkah ini diambil sebagai strategi fundamental untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah potensi besar yang selama ini belum tergarap secara maksimal.

SAMARINDA, KALTIMTARANOW – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) di bawah kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud, atau yang akrab disapa Harum, memberikan perhatian serius terhadap optimalisasi Pajak Air Permukaan (PAP). Berdasarkan evaluasi terkini, realisasi penerimaan dari sektor ini baru menyentuh angka Rp15 miliar per tahun. Angka tersebut dipandang sangat kontras jika dibandingkan dengan masifnya aktivitas industri di Bumi Etam, mulai dari perkebunan sawit, pertambangan, hingga sektor energi.

Dalam upayanya memperkuat fondasi hukum, Gubernur Rudy Mas’ud menegaskan bahwa Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 39 Tahun 2022 menjadi instrumen utama yang wajib dipatuhi oleh seluruh entitas bisnis.

“Kita akan mengundang seluruh pemilik perusahaan untuk mematuhi aturan ini,” tegas Rudy.

Komitmen ini bukan sekadar imbauan, melainkan bentuk penegasan kedaulatan regulasi daerah dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan dan transparan. Pemprov Kaltim kini tengah mematangkan aspek teknis, termasuk mekanisme penghitungan volume pemanfaatan air permukaan yang lebih akurat agar tidak ada celah dalam pelaporan pajak.

Potensi terbesar yang menjadi sorotan utama adalah sektor perkebunan kelapa sawit. Data menunjukkan terdapat 271 perusahaan perkebunan dan 112 pabrik kelapa sawit yang beroperasi di Kaltim dengan total produksi mencapai 22 juta ton per tahun. Dengan asumsi kebutuhan air permukaan untuk pengolahan tandan buah segar (TBS) berkisar antara 0,8 hingga 1 meter kubik per ton, maka volume air yang digunakan sangatlah signifikan. Jika dikonversi ke dalam nilai pajak sesuai tarif yang berlaku, potensi pendapatannya diprediksi mampu melampaui capaian saat ini berkali-kali lipat.

Untuk memperkaya perspektif kebijakan, Pemprov Kaltim melakukan studi banding ke Provinsi Sulawesi Barat dan Sumatera Barat. Kedua provinsi tersebut dinilai telah berhasil mengimplementasikan skema PAP secara efektif. Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, memberikan wawasan krusial mengenai keadilan pajak dalam sektor sawit.

“Untuk kebun inti, pajak dikenakan kepada perusahaan inti. Sedangkan untuk plasma, dikenakan kepada perusahaan pembeli sawit non-inti, bukan kepada petani plasma,” jelas Suhardi.

Model pembagian beban pajak ini dianggap adil karena tidak membebani petani kecil namun tetap menjamin hak daerah dari aktivitas industri skala besar.

Selain sektor sawit, Pemprov Kaltim juga membidik industri pertambangan batu bara dan mineral lainnya. Aktivitas hilirisasi industri, seperti pengolahan Crude Palm Oil (CPO) menjadi produk turunan seperti olein dan biodiesel, juga memerlukan volume air permukaan yang besar dalam proses produksinya. Tidak berhenti di situ, pemanfaatan air di sepanjang Sungai Mahakam untuk kebutuhan industri energi di Balikpapan dan sekitarnya menjadi fokus pengembangan objek pajak baru yang potensial.

Ke depannya, Rudy Mas’ud berencana memperkuat koordinasi lintas daerah melalui Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI). Kolaborasi ini bertujuan untuk merumuskan strategi pajak yang seragam, efektif, dan kompetitif, sehingga tidak mengganggu iklim investasi namun tetap memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan daerah.

“Kita harus memaksimalkan potensi ini, tetapi tetap sesuai dengan regulasi,” pungkas Rudy. (*)

You might also like
Politik Siapa yang Sedang Bermain dalam Persoalan Ijazah Gibran, DPR dan KPU di Persimpangan Jalan

Politik Siapa yang Sedang Bermain dalam Persoalan Ijazah Gibran, DPR dan KPU di Persimpangan Jalan

Dugaan Pelecehan Saat Pelaksanaan KKN UINSI Samarinda, HMI Syariah Angkat Bicara

Dugaan Pelecehan Saat Pelaksanaan KKN UINSI Samarinda, HMI Syariah Angkat Bicara

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim

Lobi ke Kemenkes Berbuah Dukungan Rp150 Miliar, Fasilitas Kesehatan Berau Bakal Diperkuat

Lobi ke Kemenkes Berbuah Dukungan Rp150 Miliar, Fasilitas Kesehatan Berau Bakal Diperkuat

Enam Dekade KOHATI dan Tantangan Menerjemahkan NDP di Era Perubahan

Enam Dekade KOHATI dan Tantangan Menerjemahkan NDP di Era Perubahan

Turnamen Biliar PWI Kaltim Jadi Ruang Kebersamaan, 64 Peserta Ikut Bertanding

Turnamen Biliar PWI Kaltim Jadi Ruang Kebersamaan, 64 Peserta Ikut Bertanding

Recent
Breaking News!!! 6 dari 7 Fraksi Sepakat Pembentukan Pansus Hak Angket, Paripurna menjadi Penentu
Breaking News!!! 6 dari 7 Fraksi Sepakat Pembentukan Pansus Hak Angket, Paripurna menjadi Penentu
Arogansi Aparat Disorot, PMII Unmul Kecam Tindakan Represif dan Angkat Isu Ketimpangan di Kaltim
Arogansi Aparat Disorot, PMII Unmul Kecam Tindakan Represif dan Angkat Isu Ketimpangan di Kaltim
Dari Disertasi Terbaik ke Ruang Skripsi Hukum, Dr. Jamhari Gaungkan Demokrasi Berkeadilan
Dari Disertasi Terbaik ke Ruang Skripsi Hukum, Dr. Jamhari Gaungkan Demokrasi Berkeadilan
Intimidatif Kerja Jurnalistik di Aksi 21 April, Koalisi Pers Kaltim Suarakan Pelanggaran Serius Kebebasan Pers
Intimidatif Kerja Jurnalistik di Aksi 21 April, Koalisi Pers Kaltim Suarakan Pelanggaran Serius Kebebasan Pers
Wacana Hak Angket Menguat, DPRD Kaltim Tekankan Fungsi Pengawasan
Wacana Hak Angket Menguat, DPRD Kaltim Tekankan Fungsi Pengawasan
Dari Forum Mahasiswa, Muara Badak Dorong Gagasan Bersama Jadi Gerakan Nyata

Dari Forum Mahasiswa, Muara Badak Dorong Gagasan Bersama Jadi Gerakan Nyata

KUTAI KARTANEGARA, KALTIMTARANOW — Sekelompok mahasiswa asal Muara Badak, Kutai Kartanegara, membuka ruang komunikasi lintas kampus dan organisasi untuk membicarakan peran generasi muda dalam pembangunan daerah. Ruang temu tersebut dikemas melalui kegiatan “Ngobrol Ide dan Silaturahmi Mahasiswa se-Muara Badak” yang berlangsung pada 14 September 2026. Forum ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperluas jejaring sekaligus […]

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim