Penggunaan APBD di Wanti-Wanti, Kemendagri Tegur Gubernur Kaltim

Penggunaan APBD di Wanti-Wanti, Kemendagri Tegur Gubernur Kaltim
Wamendagri, Bima Arya (BKSDN Kemendagri)

JAKARTA – Polemik sejumlah rencana belanja di Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, mengingatkan agar pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dilakukan secara hati-hati dan mengedepankan prinsip efisiensi.

Peringatan tersebut ditujukan kepada Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, menyusul sorotan publik terhadap sejumlah rencana pengeluaran yang dinilai tidak mendesak.

Beberapa di antaranya mencakup pembangunan rumah jabatan senilai Rp25 miliar, sewa kendaraan dinas ratusan juta rupiah per bulan, pengadaan mobil dinas hingga Rp8,5 miliar, serta anggaran konsumsi pemerintah daerah yang mencapai Rp10 miliar.

Dikutip dari Kompas.com, Bima menegaskan bahwa penggunaan anggaran daerah harus selaras dengan kebutuhan masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

“Kita terus mengingatkan agar betul-betul berhati-hati dengan APBD. Agar dipilih sesuai dengan semangat efisiensi,” ujarnya di Plaza Kemendagri, Jakarta, Senin (27/4/2026).

Ia menjelaskan, Kementerian Dalam Negeri saat ini tidak tinggal diam dan terus melakukan pendampingan terhadap Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Tingginya perhatian publik serta banyaknya laporan yang masuk menjadi alasan pengawasan diperketat.Menurutnya, terdapat sejumlah catatan penting terkait tata kelola pemerintahan daerah di Kaltim yang perlu segera dibenahi.

Untuk itu, Inspektorat Jenderal Kemendagri bersama tim Direktorat Otonomi Daerah telah diterjunkan guna melakukan pengawasan langsung sekaligus membangun komunikasi intensif dengan pemerintah daerah.

“Jadi ya Kaltim ini banyak catatan dari kami. Setiap perkembangan pasti sikap kita. Ada dari Irjen yang kami turunkan ke sana, teman-teman dari Otda yang juga berkomunikasi mengingatkan. Intinya, semangat efisiensi itu harus terus dipegang,” jelasnya.

Lebih jauh, Bima juga mengingatkan bahwa seorang kepala daerah seharusnya tidak menjadikan fasilitas sebagai orientasi utama. Ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang berfokus pada kinerja dan hasil nyata bagi masyarakat.

“Yang paling terakhir enak itu pemimpin. Pemimpin itu bukan berorientasi pada fasilitas. Pemimpin itu pada karya dan kinerja,” tegasnya.

Ia berharap, pesan tersebut dapat menjadi refleksi bagi seluruh kepala daerah, termasuk Gubernur Kalimantan Timur, agar lebih mengutamakan kepentingan publik dalam setiap kebijakan anggaran yang diambil. (*)

You might also like
Politik Siapa yang Sedang Bermain dalam Persoalan Ijazah Gibran, DPR dan KPU di Persimpangan Jalan

Politik Siapa yang Sedang Bermain dalam Persoalan Ijazah Gibran, DPR dan KPU di Persimpangan Jalan

Dugaan Pelecehan Saat Pelaksanaan KKN UINSI Samarinda, HMI Syariah Angkat Bicara

Dugaan Pelecehan Saat Pelaksanaan KKN UINSI Samarinda, HMI Syariah Angkat Bicara

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim

Lobi ke Kemenkes Berbuah Dukungan Rp150 Miliar, Fasilitas Kesehatan Berau Bakal Diperkuat

Lobi ke Kemenkes Berbuah Dukungan Rp150 Miliar, Fasilitas Kesehatan Berau Bakal Diperkuat

Kawasan Pariwisata Berau Jadi Perhatian, Kementerian Lingkungan Hidup Siapkan Bantuan Peralatan Sampah

Kawasan Pariwisata Berau Jadi Perhatian, Kementerian Lingkungan Hidup Siapkan Bantuan Peralatan Sampah

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Recent
Breaking News!!! 6 dari 7 Fraksi Sepakat Pembentukan Pansus Hak Angket, Paripurna menjadi Penentu
Breaking News!!! 6 dari 7 Fraksi Sepakat Pembentukan Pansus Hak Angket, Paripurna menjadi Penentu
Arogansi Aparat Disorot, PMII Unmul Kecam Tindakan Represif dan Angkat Isu Ketimpangan di Kaltim
Arogansi Aparat Disorot, PMII Unmul Kecam Tindakan Represif dan Angkat Isu Ketimpangan di Kaltim
Dari Disertasi Terbaik ke Ruang Skripsi Hukum, Dr. Jamhari Gaungkan Demokrasi Berkeadilan
Dari Disertasi Terbaik ke Ruang Skripsi Hukum, Dr. Jamhari Gaungkan Demokrasi Berkeadilan
Intimidatif Kerja Jurnalistik di Aksi 21 April, Koalisi Pers Kaltim Suarakan Pelanggaran Serius Kebebasan Pers
Intimidatif Kerja Jurnalistik di Aksi 21 April, Koalisi Pers Kaltim Suarakan Pelanggaran Serius Kebebasan Pers
Wacana Hak Angket Menguat, DPRD Kaltim Tekankan Fungsi Pengawasan
Wacana Hak Angket Menguat, DPRD Kaltim Tekankan Fungsi Pengawasan
Dari Forum Mahasiswa, Muara Badak Dorong Gagasan Bersama Jadi Gerakan Nyata

Dari Forum Mahasiswa, Muara Badak Dorong Gagasan Bersama Jadi Gerakan Nyata

KUTAI KARTANEGARA, KALTIMTARANOW — Sekelompok mahasiswa asal Muara Badak, Kutai Kartanegara, membuka ruang komunikasi lintas kampus dan organisasi untuk membicarakan peran generasi muda dalam pembangunan daerah. Ruang temu tersebut dikemas melalui kegiatan “Ngobrol Ide dan Silaturahmi Mahasiswa se-Muara Badak” yang berlangsung pada 14 September 2026. Forum ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperluas jejaring sekaligus […]

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim