RDP CSR: Konsistensi DPRD Berau Disorot, Barang Sensitif di Bahas Tertutup?

RDP CSR: Konsistensi DPRD Berau Disorot, Barang Sensitif di Bahas Tertutup?

BERAU – Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Berau yang membahas isu ketenagakerjaan, program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), serta Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan tambang batubara tahun 2024–2025 kembali menuai perhatian.

Agenda yang digelar pada Senin (20/4/2026) tersebut berlangsung secara tertutup, berbeda dari rapat sebelumnya yang terbuka untuk umum.

Perubahan mekanisme ini memicu pertanyaan, mengingat RDP dengan topik serupa pada 9 Maret 2026 justru dapat diakses publik. Situasi ini menimbulkan sorotan terhadap komitmen DPRD Berau dalam mendorong transparansi, khususnya terkait pengelolaan CSR perusahaan.

Di tengah dorongan agar informasi CSR dibuka ke publik, pembatasan akses terhadap media dalam rapat tersebut justru dinilai bertolak belakang. Sejumlah pihak melihat adanya ketidaksinkronan antara pernyataan dan praktik di lapangan.

Reporter Klik Borneo, Elton, mengaku sempat mengikuti jalannya rapat sebelum akhirnya diminta keluar oleh pihak humas. Ia menyayangkan keputusan tersebut, terlebih karena sebelumnya pembahasan CSR dinyatakan terbuka.

“Saya sempat masuk namun sama salah satu staf humas diminta keluar,” ungkapnya.

Elton juga mempertanyakan perubahan sikap terkait keterbukaan rapat. Menurutnya, isu CSR menyangkut kepentingan publik luas sehingga seharusnya dapat diakses secara transparan.

“Saya hadir rapat pertama di bulan Maret lalu yang dilaksanakan terbuka, makanya saya datang yang kedua, tapi kok malah yang rapat kedua tertutup,” ujarnya dengan nada kecewa.

Sebelumnya, Ketua DPRD Berau, Dedy Okto Nooryanto, menegaskan pentingnya publikasi program CSR agar diketahui masyarakat. Ia menilai transparansi menjadi kunci agar manfaat program benar-benar dirasakan publik.

“Harus dipublikasikan supaya semua masyarakat tahu. Jangan diam-diam. Kalau misalnya tidak bisa ke semua masyarakat, minimal ke media,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa keterbukaan harus mencakup besaran anggaran CSR agar penggunaannya dapat diawasi dan tepat sasaran.

Namun, pelaksanaan RDP yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, justru menunjukkan pendekatan berbeda. Rapat tertutup tersebut dinilai memperlihatkan inkonsistensi dalam fungsi pengawasan sekaligus komitmen terhadap transparansi.

Kondisi ini pun memunculkan kritik, karena upaya mendorong keterbukaan dinilai belum sepenuhnya tercermin dalam praktik internal DPRD Berau. (*)

You might also like
Politik Siapa yang Sedang Bermain dalam Persoalan Ijazah Gibran, DPR dan KPU di Persimpangan Jalan

Politik Siapa yang Sedang Bermain dalam Persoalan Ijazah Gibran, DPR dan KPU di Persimpangan Jalan

Dugaan Pelecehan Saat Pelaksanaan KKN UINSI Samarinda, HMI Syariah Angkat Bicara

Dugaan Pelecehan Saat Pelaksanaan KKN UINSI Samarinda, HMI Syariah Angkat Bicara

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim

Lobi ke Kemenkes Berbuah Dukungan Rp150 Miliar, Fasilitas Kesehatan Berau Bakal Diperkuat

Lobi ke Kemenkes Berbuah Dukungan Rp150 Miliar, Fasilitas Kesehatan Berau Bakal Diperkuat

Kawasan Pariwisata Berau Jadi Perhatian, Kementerian Lingkungan Hidup Siapkan Bantuan Peralatan Sampah

Kawasan Pariwisata Berau Jadi Perhatian, Kementerian Lingkungan Hidup Siapkan Bantuan Peralatan Sampah

Enam Dekade KOHATI dan Tantangan Menerjemahkan NDP di Era Perubahan

Enam Dekade KOHATI dan Tantangan Menerjemahkan NDP di Era Perubahan

Recent
Breaking News!!! 6 dari 7 Fraksi Sepakat Pembentukan Pansus Hak Angket, Paripurna menjadi Penentu
Breaking News!!! 6 dari 7 Fraksi Sepakat Pembentukan Pansus Hak Angket, Paripurna menjadi Penentu
Arogansi Aparat Disorot, PMII Unmul Kecam Tindakan Represif dan Angkat Isu Ketimpangan di Kaltim
Arogansi Aparat Disorot, PMII Unmul Kecam Tindakan Represif dan Angkat Isu Ketimpangan di Kaltim
Dari Disertasi Terbaik ke Ruang Skripsi Hukum, Dr. Jamhari Gaungkan Demokrasi Berkeadilan
Dari Disertasi Terbaik ke Ruang Skripsi Hukum, Dr. Jamhari Gaungkan Demokrasi Berkeadilan
Intimidatif Kerja Jurnalistik di Aksi 21 April, Koalisi Pers Kaltim Suarakan Pelanggaran Serius Kebebasan Pers
Intimidatif Kerja Jurnalistik di Aksi 21 April, Koalisi Pers Kaltim Suarakan Pelanggaran Serius Kebebasan Pers
Wacana Hak Angket Menguat, DPRD Kaltim Tekankan Fungsi Pengawasan
Wacana Hak Angket Menguat, DPRD Kaltim Tekankan Fungsi Pengawasan
Dari Forum Mahasiswa, Muara Badak Dorong Gagasan Bersama Jadi Gerakan Nyata

Dari Forum Mahasiswa, Muara Badak Dorong Gagasan Bersama Jadi Gerakan Nyata

KUTAI KARTANEGARA, KALTIMTARANOW — Sekelompok mahasiswa asal Muara Badak, Kutai Kartanegara, membuka ruang komunikasi lintas kampus dan organisasi untuk membicarakan peran generasi muda dalam pembangunan daerah. Ruang temu tersebut dikemas melalui kegiatan “Ngobrol Ide dan Silaturahmi Mahasiswa se-Muara Badak” yang berlangsung pada 14 September 2026. Forum ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperluas jejaring sekaligus […]

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim