Pemkab Berau Perluas Cakupan Bantuan Pangan, Stok Beras Dipastikan Aman

Pemkab Berau Perluas Cakupan Bantuan Pangan, Stok Beras Dipastikan Aman
Suasana Gerakan Pangan Murah yang berlangsung di Lapangan Pemuda

Pemerintah Kabupaten Berau memperkuat sinergi lintas instansi untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di 13 kecamatan guna menekan angka inflasi daerah.

BERAU, KALTIMTARANOW – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memperkuat langkah strategis guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan di seluruh wilayahnya. Melalui sinergi lintas instansi, pemerintah daerah berupaya meredam kekhawatiran masyarakat terhadap potensi lonjakan harga bahan pokok penting melalui penguatan fasilitas pasar dan optimalisasi stok logistik. Langkah ini diambil sebagai respons proaktif terhadap dinamika ekonomi global yang berdampak pada pasar domestik.

Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Berau, Rusnan Hefni, menjelaskan bahwa skema pengawasan di lapangan telah berjalan sesuai rencana. Ia menekankan pentingnya infrastruktur pendukung untuk menjamin kenyamanan warga selama proses penyaluran bantuan maupun operasi pasar berlangsung.

“Kami sudah menyiapkan fasilitas mulai dari ruangan, tenda, hingga kesiagaan unit pemadam kebakaran dan ambulans untuk mengantisipasi segala kemungkinan. Alhamdulillah, kegiatan berjalan kondusif dan teratur,” ujar Rusnan pada Rabu (18/3/2026).

Dalam hal distribusi, Rusnan memastikan mekanisme penyaluran diatur secara ketat agar tepat sasaran. Penerima bantuan diwajibkan memenuhi persyaratan administratif seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK), terutama untuk komoditas tertentu seperti LPG.

Sejalan dengan itu, Kepala Dinas Pangan Berau, Rakhmadi Pasarakan, menambahkan bahwa penyaluran bantuan pangan ini merupakan agenda rutin Badan Pangan Nasional yang dieksekusi oleh Bulog. Koordinasi dilakukan hingga tingkat aparat kampung untuk memastikan data penerima akurat berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Kami bekerja sama dengan masing-masing kelurahan dan aparat kampung karena datanya sudah tersedia secara by name by address dari Data Center Dinas Sosial,” ungkap Rakhmadi.

Sementara itu, Kepala Bulog Cabang Berau, Lucky Ali Akbar, mengungkapkan adanya peningkatan signifikan pada jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) tahun ini. Cakupan bantuan diperluas dari semula 5.000 menjadi 12.000 PBP yang tersebar di 13 kecamatan.

“Kenaikan ini bukan berarti penduduk miskin bertambah, tetapi cakupannya yang diperluas oleh pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan. Langkah ini diharapkan mampu menekan angka inflasi sekaligus merangsang produktivitas petani lokal,” tegas Lucky.

Selain komoditas beras, Bulog juga tengah mempersiapkan distribusi minyak goreng secara serentak dalam waktu dekat. Dengan stok yang melimpah, Pemkab Berau optimistis dapat menjaga daya beli masyarakat serta memberikan stimulus positif bagi rantai ekonomi daerah.

You might also like
Dari Mini Soccer hingga Balap Karung, Gunung Panjang Meriahkan HUT RI ke-81

Dari Mini Soccer hingga Balap Karung, Gunung Panjang Meriahkan HUT RI ke-81

Bidik 3-4 Kursi di 2029, PKB Berau Mulai Perkuat Struktur hingga Tingkat Kampung

Bidik 3-4 Kursi di 2029, PKB Berau Mulai Perkuat Struktur hingga Tingkat Kampung

PWI Kaltim Dorong Perlindungan Wartawan, BPJS Ketenagakerjaan Dinilai Jadi Penopang Kesejahteraan

PWI Kaltim Dorong Perlindungan Wartawan, BPJS Ketenagakerjaan Dinilai Jadi Penopang Kesejahteraan

Ketua Badko HMI Kaltim-Kaltara Soroti Alokasi APBD Kutim 2026 untuk Instansi Vertikal, Minta Transparansi dan Pengawasan KPK

Ketua Badko HMI Kaltim-Kaltara Soroti Alokasi APBD Kutim 2026 untuk Instansi Vertikal, Minta Transparansi dan Pengawasan KPK

Wabup Gamalis Sebut Kopi Liberika Berau Punya Potensi Besar, Ajak Semua Pihak Perkuat Hilirisasi

Wabup Gamalis Sebut Kopi Liberika Berau Punya Potensi Besar, Ajak Semua Pihak Perkuat Hilirisasi

Rudy Mas’ud: Masa Depan Kaltim Ditentukan Kualitas SDM, Pendidikan Gratis Jadi Prioritas Pemprov

Rudy Mas’ud: Masa Depan Kaltim Ditentukan Kualitas SDM, Pendidikan Gratis Jadi Prioritas Pemprov