
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Berau, Subroto, secara resmi menyatakan komitmennya untuk mengawal keberlanjutan Banuarasa Weekend Market sebagai episentrum ekonomi kreatif dan panggung utama bagi produk unggulan UMKM di Bumi Batiwakkal.
BERAU, KALTIMTARANOW – Pemerintah daerah melalui jajaran legislatif kini memberikan perhatian serius terhadap geliat ekonomi kerakyatan di Kabupaten Berau. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Berau, Subroto, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Koperasi Berau Melangkah Bersama yang telah sukses menyelenggarakan Banuarasa Weekend Market di Jalan Murjani 1. Kegiatan ini dipandang bukan sekadar pasar kaget mingguan, melainkan sebuah instrumen strategis untuk melakukan kurasi dan eskalasi kualitas produk lokal agar mampu bersaing di kancah yang lebih luas.
Menurut Subroto, Banuarasa Weekend Market adalah manifestasi nyata dari ekonomi inklusif yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.



“Banuarasa Weekend bukan sekadar acara hiburan atau jalan-jalan bebas kendaraan. Ini adalah panggung ekonomi rakyat yang paling hidup di Berau. Di sini produk lokal, kuliner khas, kerajinan tangan, dan hasil karya warga tampil jadi tuan rumah,” tegasnya dalam sebuah pernyataan resmi baru-baru ini.
Ia menekankan bahwa keberadaan wadah ini sangat krusial bagi UMKM untuk bertransformasi dari sekadar pedagang kecil menjadi entitas bisnis yang memiliki legalitas dan standar kualitas tinggi.
Dalam upaya memperkuat eksistensi Banuarasa Weekend Market, Subroto menjabarkan empat langkah konkret yang akan diperjuangkan oleh DPRD Berau.
Pertama, penguatan kebijakan dan payung hukum. Legislatif berkomitmen untuk memastikan kegiatan ini masuk dalam agenda resmi Pemerintah Kabupaten Berau, sehingga memiliki izin tetap dan fasilitas yang terjamin secara regulasi. Hal ini penting untuk memberikan kepastian usaha bagi para pelaku UMKM yang menggantungkan mata pencahariannya di lokasi tersebut.
Kedua, implementasi pembinaan terpadu. Subroto berencana menggandeng Dinas Koperindag/UMKM, Dekranasda, dan instansi terkait lainnya untuk memberikan pendampingan yang komprehensif. Fokus utamanya adalah membantu pedagang mendapatkan izin resmi, sertifikasi halal, hingga perbaikan kemasan produk.
“Kami dorong agar wadah ini terus ditingkatkan, supaya UMKM tidak hanya laku saat acara, tapi mampu naik kelas, punya izin resmi, sertifikasi halal, kemasan menarik, hingga tembus pasar luar daerah,” tambahnya.
Ketiga, optimalisasi promosi luas. DPRD meminta media massa dan platform digital untuk lebih gencar mempublikasikan keunikan Banuarasa Weekend Market. Tujuannya adalah menjadikan lokasi ini sebagai destinasi wisata wajib bagi wisatawan yang berkunjung ke Berau. Dengan promosi yang masif, diharapkan jangkauan konsumen tidak hanya terbatas pada warga lokal, tetapi juga mencakup pasar regional dan nasional.
Keempat, pengembangan fasilitas fisik. Dukungan akan diberikan pada penataan zona dagang yang lebih rapi, higienis, dan nyaman bagi pengunjung. Subroto menilai lokasi di Jalan Murjani 1 sangat strategis karena berada di pusat kota dan mudah dijangkau. Konsep yang menggabungkan aspek budaya, seni, agama, kesehatan, dan ekonomi dianggap sebagai nilai tambah yang membuat Banuarasa Weekend Market memiliki ciri khas unik yang tidak dimiliki daerah lain.
Data di lapangan menunjukkan bahwa dampak ekonomi dari kegiatan ini sangat signifikan. Rata-rata omzet pedagang dilaporkan mengalami kenaikan hingga tiga sampai empat kali lipat setiap akhir pekan. Selain itu, mulai muncul identitas visual baru melalui label “Produk Asli Banuarasa Berau” yang perlahan menjadi jaminan kualitas bagi konsumen.
“Kalau mau lihat wajah ekonomi Berau yang sebenarnya, datanglah ke Murjani 1 setiap Minggu. Di sana kelihatan semangat warga, kreativitas, dan kekayaan budaya kita. Ini harus dijaga, dibesarkan, dan didorong naik kelas,” kata Subroto dengan optimis.
Menanggapi dukungan kuat dari legislatif, Ketua Koperasi Berau Melangkah Bersama, Yuliani, menyambut baik sinergi ini. Ia menganggap dukungan DPRD merupakan suntikan semangat bagi pengelola dan para pelaku UMKM.
“Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan DPRD Berau. Ini jadi semangat kami. Kami siap bekerja lebih rapi, lebih baik, agar setiap pedagang yang ada di sini benar-benar terbantu usahanya, bisa berkembang, dan menjadi kebanggaan Berau,” ungkap Yuliani.
Yuliani juga menambahkan bahwa Banuarasa Weekend Market pada hakikatnya adalah wadah persaudaraan. Ia meyakini bahwa dengan ekonomi yang kuat, persatuan warga akan semakin erat dan nilai-nilai budaya lokal akan tetap hidup di tengah arus modernisasi. Sinergi antara pemerintah, legislatif, dan koperasi diharapkan mampu menciptakan ekosistem bisnis yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Berau. (SPN)