Bocah 11 Tahun yang Tenggelam di Sungai Mahakam Ditemukan Meninggal Dunia di Teras Samarinda

Bocah 11 Tahun yang Tenggelam di Sungai Mahakam Ditemukan Meninggal Dunia di Teras Samarinda
Proses evakuasi jasad GR (11) yang ditemukan meninggal dunia di kawasan Teras Samarinda untuk dibawa ke rumah duka, Minggu (15/3/2026)malam. (FOTO: Humas Polresta Samarinda)

Upaya pencarian intensif selama dua hari terhadap seorang bocah berinisial GR (11) yang hilang di Sungai Mahakam berakhir duka setelah jasadnya ditemukan mengapung di kawasan Teras Samarinda, Minggu (15/3/2026) malam.

SAMARINDA, KALTIMTARANOW – Upaya pencarian maraton terhadap seorang bocah yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Mahakam akhirnya membuahkan hasil memilukan. Korban yang diketahui berinisial GR (11) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di kawasan Teras Samarinda, Jalan RE Martadinata, pada Minggu malam sekitar pukul 22.00 WITA.

Perwira Pengendali Pamapta II Polresta Samarinda, Ipda Ilham Satria Brajanata, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian menerima laporan warga terkait penemuan jasad yang mengapung di area parkir kendaraan.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh warga yang sedang nongkrong di kawasan tersebut,” ujar Ipda Ilham dalam keterangan resminya.

Penemuan ini segera ditindaklanjuti dengan pengerahan tim gabungan dari Polri, Basarnas, dan relawan ke lokasi kejadian untuk proses evakuasi.

Berdasarkan identifikasi awal, jasad tersebut dipastikan sebagai GR karena ciri-ciri fisik dan pakaian yang dikenakan. Saat ditemukan, korban hanya mengenakan celana pendek berwarna hijau tanpa atasan, sesuai dengan keterangan yang diberikan pihak keluarga saat melaporkan kehilangan.

“Menurut keterangan keluarga, itu memang pakaian yang digunakan korban sebelum dilaporkan tenggelam,” tambah Ipda Ilham.

Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke rumah duka sesuai permintaan pihak keluarga.

Koordinator Pos SAR Samarinda, Aries, menjelaskan bahwa posisi penemuan jasad berada cukup jauh dari titik awal korban dilaporkan hilang.

“Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup, kurang lebih 4,2 kilometer dari titik lokasi kejadian perkara (LKP),” ungkap Aries.

Hal ini menunjukkan kuatnya arus bawah Sungai Mahakam yang menyeret korban hingga ke area publik yang populer di pusat kota tersebut.

Aries juga memberikan himbauan keras kepada masyarakat, terutama para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak di area perairan.

“Kami sangat berharap kepada orang tua untuk memberikan edukasi kepada anak-anak agar tidak bermain di sekitar air. Karena air bukan habitat kita, sehingga potensi bahaya selalu ada,” pungkasnya.

You might also like
Politik Siapa yang Sedang Bermain dalam Persoalan Ijazah Gibran, DPR dan KPU di Persimpangan Jalan

Politik Siapa yang Sedang Bermain dalam Persoalan Ijazah Gibran, DPR dan KPU di Persimpangan Jalan

Dugaan Pelecehan Saat Pelaksanaan KKN UINSI Samarinda, HMI Syariah Angkat Bicara

Dugaan Pelecehan Saat Pelaksanaan KKN UINSI Samarinda, HMI Syariah Angkat Bicara

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim

Lobi ke Kemenkes Berbuah Dukungan Rp150 Miliar, Fasilitas Kesehatan Berau Bakal Diperkuat

Lobi ke Kemenkes Berbuah Dukungan Rp150 Miliar, Fasilitas Kesehatan Berau Bakal Diperkuat

Enam Dekade KOHATI dan Tantangan Menerjemahkan NDP di Era Perubahan

Enam Dekade KOHATI dan Tantangan Menerjemahkan NDP di Era Perubahan

Turnamen Biliar PWI Kaltim Jadi Ruang Kebersamaan, 64 Peserta Ikut Bertanding

Turnamen Biliar PWI Kaltim Jadi Ruang Kebersamaan, 64 Peserta Ikut Bertanding

Recent
Breaking News!!! 6 dari 7 Fraksi Sepakat Pembentukan Pansus Hak Angket, Paripurna menjadi Penentu
Breaking News!!! 6 dari 7 Fraksi Sepakat Pembentukan Pansus Hak Angket, Paripurna menjadi Penentu
Arogansi Aparat Disorot, PMII Unmul Kecam Tindakan Represif dan Angkat Isu Ketimpangan di Kaltim
Arogansi Aparat Disorot, PMII Unmul Kecam Tindakan Represif dan Angkat Isu Ketimpangan di Kaltim
Dari Disertasi Terbaik ke Ruang Skripsi Hukum, Dr. Jamhari Gaungkan Demokrasi Berkeadilan
Dari Disertasi Terbaik ke Ruang Skripsi Hukum, Dr. Jamhari Gaungkan Demokrasi Berkeadilan
Intimidatif Kerja Jurnalistik di Aksi 21 April, Koalisi Pers Kaltim Suarakan Pelanggaran Serius Kebebasan Pers
Intimidatif Kerja Jurnalistik di Aksi 21 April, Koalisi Pers Kaltim Suarakan Pelanggaran Serius Kebebasan Pers
Wacana Hak Angket Menguat, DPRD Kaltim Tekankan Fungsi Pengawasan
Wacana Hak Angket Menguat, DPRD Kaltim Tekankan Fungsi Pengawasan
Dari Forum Mahasiswa, Muara Badak Dorong Gagasan Bersama Jadi Gerakan Nyata

Dari Forum Mahasiswa, Muara Badak Dorong Gagasan Bersama Jadi Gerakan Nyata

KUTAI KARTANEGARA, KALTIMTARANOW — Sekelompok mahasiswa asal Muara Badak, Kutai Kartanegara, membuka ruang komunikasi lintas kampus dan organisasi untuk membicarakan peran generasi muda dalam pembangunan daerah. Ruang temu tersebut dikemas melalui kegiatan “Ngobrol Ide dan Silaturahmi Mahasiswa se-Muara Badak” yang berlangsung pada 14 September 2026. Forum ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperluas jejaring sekaligus […]

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim