Kolaborasi Teknologi dan Warga Pesisir Perkuat Perlindungan Penyu di Berau

Kolaborasi Teknologi dan Warga Pesisir Perkuat Perlindungan Penyu di Berau

BERAU, KALTIMTARANOW — Upaya pelestarian penyu di wilayah pesisir Berau, Kalimantan Timur, menunjukkan hasil positif. Pemantauan terbaru yang dilakukan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Timur, Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak, serta kelompok masyarakat konservasi menemukan mayoritas habitat peneluran penyu di kawasan Kepulauan Derawan masih berada dalam kondisi sangat baik.

Kegiatan yang mendapat dukungan Program Solutions for Marine and Coastal Resilience in the Coral Triangle (SOMACORE) itu berlangsung di sejumlah titik penting, mulai dari Pulau Mataha, Sangalaki, Bilang-bilangan, Derawan, Teluk Sulaiman hingga Balikukup pada Sabtu (23/5/2026).

Tim melakukan pemetaan habitat penyu, survei udara menggunakan pesawat nirawak, serta wawancara dengan masyarakat pesisir.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Timur, Irhan Hukmaidy, menegaskan hasil pemantauan tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat kebijakan konservasi di Berau.

“Habitat peneluran penyu di beberapa lokasi utama masih terjaga dengan baik. Kondisi ini harus dipertahankan melalui pengelolaan kawasan yang melibatkan masyarakat dan berbasis data ilmiah,” ujarnya.

Dari 27 titik pengamatan, sebanyak 26 lokasi dikategorikan sangat sesuai untuk aktivitas peneluran penyu. Pulau Mataha menjadi salah satu habitat terbaik karena minim aktivitas manusia dan hampir tidak terpapar polusi cahaya. Meski demikian, ancaman abrasi, kenaikan muka air laut, dan predator alami masih ditemukan di beberapa area.

Teknologi drone juga memberi hasil signifikan dalam pemantauan populasi. Tim berhasil mengidentifikasi 913 individu penyu di kawasan perairan konservasi KKP3K KDPS dengan dukungan citra udara beresolusi tinggi.

Kepala Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak, Syarif Iwan Taruna Alkadrie, mengatakan penggunaan teknologi membuat proses pemantauan lebih efektif.

“Data yang dihasilkan jauh lebih detail dan membantu pengambilan keputusan pengelolaan kawasan konservasi secara lebih akurat,” katanya.

Survei terhadap 75 nelayan di sejumlah kampung pesisir menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat terhadap perlindungan penyu cukup tinggi. Mayoritas responden memahami bahwa perburuan penyu merupakan tindakan ilegal dan mendukung pengelolaan wisata yang lebih ramah terhadap ekosistem laut.

YKAN menilai sinergi antara teknologi, pemerintah, dan masyarakat menjadi faktor utama menjaga keberlanjutan habitat penyu serta ekosistem pesisir Berau di masa mendatang. (Zhr/Red)

You might also like
Lobi ke Kemenkes Berbuah Dukungan Rp150 Miliar, Fasilitas Kesehatan Berau Bakal Diperkuat

Lobi ke Kemenkes Berbuah Dukungan Rp150 Miliar, Fasilitas Kesehatan Berau Bakal Diperkuat

Kawasan Pariwisata Berau Jadi Perhatian, Kementerian Lingkungan Hidup Siapkan Bantuan Peralatan Sampah

Kawasan Pariwisata Berau Jadi Perhatian, Kementerian Lingkungan Hidup Siapkan Bantuan Peralatan Sampah

Karhutla Mengintai, Menhut Pastikan Habitat Orangutan di Berau Tetap Terjaga

Karhutla Mengintai, Menhut Pastikan Habitat Orangutan di Berau Tetap Terjaga

Dari Mini Soccer hingga Balap Karung, Gunung Panjang Meriahkan HUT RI ke-81

Dari Mini Soccer hingga Balap Karung, Gunung Panjang Meriahkan HUT RI ke-81

Bidik 3-4 Kursi di 2029, PKB Berau Mulai Perkuat Struktur hingga Tingkat Kampung

Bidik 3-4 Kursi di 2029, PKB Berau Mulai Perkuat Struktur hingga Tingkat Kampung

Wabup Gamalis Sebut Kopi Liberika Berau Punya Potensi Besar, Ajak Semua Pihak Perkuat Hilirisasi

Wabup Gamalis Sebut Kopi Liberika Berau Punya Potensi Besar, Ajak Semua Pihak Perkuat Hilirisasi

Recent
Breaking News!!! 6 dari 7 Fraksi Sepakat Pembentukan Pansus Hak Angket, Paripurna menjadi Penentu
Breaking News!!! 6 dari 7 Fraksi Sepakat Pembentukan Pansus Hak Angket, Paripurna menjadi Penentu
Arogansi Aparat Disorot, PMII Unmul Kecam Tindakan Represif dan Angkat Isu Ketimpangan di Kaltim
Arogansi Aparat Disorot, PMII Unmul Kecam Tindakan Represif dan Angkat Isu Ketimpangan di Kaltim
Dari Disertasi Terbaik ke Ruang Skripsi Hukum, Dr. Jamhari Gaungkan Demokrasi Berkeadilan
Dari Disertasi Terbaik ke Ruang Skripsi Hukum, Dr. Jamhari Gaungkan Demokrasi Berkeadilan
Intimidatif Kerja Jurnalistik di Aksi 21 April, Koalisi Pers Kaltim Suarakan Pelanggaran Serius Kebebasan Pers
Intimidatif Kerja Jurnalistik di Aksi 21 April, Koalisi Pers Kaltim Suarakan Pelanggaran Serius Kebebasan Pers
Wacana Hak Angket Menguat, DPRD Kaltim Tekankan Fungsi Pengawasan
Wacana Hak Angket Menguat, DPRD Kaltim Tekankan Fungsi Pengawasan
Dari Forum Mahasiswa, Muara Badak Dorong Gagasan Bersama Jadi Gerakan Nyata

Dari Forum Mahasiswa, Muara Badak Dorong Gagasan Bersama Jadi Gerakan Nyata

KUTAI KARTANEGARA, KALTIMTARANOW — Sekelompok mahasiswa asal Muara Badak, Kutai Kartanegara, membuka ruang komunikasi lintas kampus dan organisasi untuk membicarakan peran generasi muda dalam pembangunan daerah. Ruang temu tersebut dikemas melalui kegiatan “Ngobrol Ide dan Silaturahmi Mahasiswa se-Muara Badak” yang berlangsung pada 14 September 2026. Forum ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperluas jejaring sekaligus […]

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim