Aksi Mahasiswa di Samarinda Ricuh, PPP Kaltim Kecam Pembakaran Bendera Partai

Aksi Mahasiswa di Samarinda Ricuh, PPP Kaltim Kecam Pembakaran Bendera Partai

SAMARINDA, KALTIMTARANOW – Aksi demonstrasi mahasiswa di depan kantor DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kalimantan Timur, Rabu (20/5/2026) lalu, berujung ricuh setelah terjadi pembakaran bendera partai berlambang Ka’bah tersebut. Insiden itu memicu kecaman dari jajaran pengurus PPP Kaltim yang menilai aksi massa telah melampaui batas penyampaian aspirasi dalam negara demokrasi.

Sebelum mendatangi kantor PPP Kaltim di Jalan Juanda, Samarinda, puluhan mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan lebih dulu melakukan aksi di sejumlah kantor partai politik tingkat provinsi. Namun situasi memanas saat massa tiba di kantor PPP.

Dalam aksi tersebut, sejumlah peserta demonstrasi terlihat membakar ban bekas hingga menimbulkan asap hitam pekat di depan kantor partai. Tidak lama kemudian, massa juga membakar bendera PPP di halaman kantor.

Wakil Ketua DPW PPP Kaltim, Sobirin, menyayangkan tindakan tersebut dan menilai pembakaran simbol partai tidak dapat dibenarkan.

“Ini sudah berlebihan. Bendera adalah simbol partai, tentu ini tidak bisa kami terima,” tegas Sobirin.

Menurutnya, ketidakhadiran pengurus PPP saat aksi berlangsung bukan karena menghindari massa demonstrasi. Ia menjelaskan, pihak partai saat itu tengah menjalankan agenda internal tingkat provinsi yang sudah dijadwalkan sebelumnya.

“Bagaimana kami bisa menemui, kami juga ada agenda internal partai se-Kaltim. Mereka juga tidak memberi tahu sebelumnya kalau akan menggelar aksi di kantor kami. Tidak ada pemberitahuan yang masuk,” ujarnya.

PPP Kaltim kini tengah mempertimbangkan langkah hukum atas insiden tersebut. Tim hukum partai disebut sedang melakukan kajian terkait dugaan pelanggaran yang terjadi selama aksi demonstrasi berlangsung.

“Tim hukum kami sedang mengkaji kemungkinan-kemungkinan. Di antaranya akan kami somasi terlebih dahulu. Jika tidak diindahkan, kami akan mengambil langkah hukum yang tegas,” ungkap Sobirin.

PPP Kaltim menegaskan bahwa pihaknya tetap menghormati kebebasan berpendapat dan hak mahasiswa untuk menyampaikan kritik. Namun, tindakan perusakan maupun pembakaran simbol partai dinilai bertentangan dengan prinsip demokrasi yang tertib dan damai.

“Silakan menyampaikan pendapat, tapi jangan merusak, apalagi membakar bendera yang menjadi simbol kekuatan partai kami,” tandasnya. (Red)

You might also like
Politik Siapa yang Sedang Bermain dalam Persoalan Ijazah Gibran, DPR dan KPU di Persimpangan Jalan

Politik Siapa yang Sedang Bermain dalam Persoalan Ijazah Gibran, DPR dan KPU di Persimpangan Jalan

Dugaan Pelecehan Saat Pelaksanaan KKN UINSI Samarinda, HMI Syariah Angkat Bicara

Dugaan Pelecehan Saat Pelaksanaan KKN UINSI Samarinda, HMI Syariah Angkat Bicara

Pasca Putusan MK, Perjuangan Politik Perempuan Belum Usai

Pasca Putusan MK, Perjuangan Politik Perempuan Belum Usai

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim

Lobi ke Kemenkes Berbuah Dukungan Rp150 Miliar, Fasilitas Kesehatan Berau Bakal Diperkuat

Lobi ke Kemenkes Berbuah Dukungan Rp150 Miliar, Fasilitas Kesehatan Berau Bakal Diperkuat

Enam Dekade KOHATI dan Tantangan Menerjemahkan NDP di Era Perubahan

Enam Dekade KOHATI dan Tantangan Menerjemahkan NDP di Era Perubahan

Recent
Breaking News!!! 6 dari 7 Fraksi Sepakat Pembentukan Pansus Hak Angket, Paripurna menjadi Penentu
Breaking News!!! 6 dari 7 Fraksi Sepakat Pembentukan Pansus Hak Angket, Paripurna menjadi Penentu
Arogansi Aparat Disorot, PMII Unmul Kecam Tindakan Represif dan Angkat Isu Ketimpangan di Kaltim
Arogansi Aparat Disorot, PMII Unmul Kecam Tindakan Represif dan Angkat Isu Ketimpangan di Kaltim
Dari Disertasi Terbaik ke Ruang Skripsi Hukum, Dr. Jamhari Gaungkan Demokrasi Berkeadilan
Dari Disertasi Terbaik ke Ruang Skripsi Hukum, Dr. Jamhari Gaungkan Demokrasi Berkeadilan
Intimidatif Kerja Jurnalistik di Aksi 21 April, Koalisi Pers Kaltim Suarakan Pelanggaran Serius Kebebasan Pers
Intimidatif Kerja Jurnalistik di Aksi 21 April, Koalisi Pers Kaltim Suarakan Pelanggaran Serius Kebebasan Pers
Wacana Hak Angket Menguat, DPRD Kaltim Tekankan Fungsi Pengawasan
Wacana Hak Angket Menguat, DPRD Kaltim Tekankan Fungsi Pengawasan
Dari Forum Mahasiswa, Muara Badak Dorong Gagasan Bersama Jadi Gerakan Nyata

Dari Forum Mahasiswa, Muara Badak Dorong Gagasan Bersama Jadi Gerakan Nyata

KUTAI KARTANEGARA, KALTIMTARANOW — Sekelompok mahasiswa asal Muara Badak, Kutai Kartanegara, membuka ruang komunikasi lintas kampus dan organisasi untuk membicarakan peran generasi muda dalam pembangunan daerah. Ruang temu tersebut dikemas melalui kegiatan “Ngobrol Ide dan Silaturahmi Mahasiswa se-Muara Badak” yang berlangsung pada 14 September 2026. Forum ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperluas jejaring sekaligus […]

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim