Air Bersih Masih Jadi PR di Tanjung Batu, Warga Terpaksa Andalkan Sumur Bor untuk Kebutuhan Harian

Air Bersih Masih Jadi PR di Tanjung Batu, Warga Terpaksa Andalkan Sumur Bor untuk Kebutuhan Harian

BERAU, KALTIMTARANOW – Di balik geliat perkembangan sektor pariwisata di Kecamatan Pulau Derawan, kebutuhan dasar masyarakat Kampung Tanjung Batu terhadap akses air bersih masih belum terpenuhi secara optimal. Hingga kini, sebagian besar warga masih mengandalkan sumur bor sebagai sumber utama air untuk kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut menjadi perhatian masyarakat karena kualitas air di sejumlah wilayah permukiman dinilai belum memenuhi standar yang layak untuk dikonsumsi. Pada waktu-waktu tertentu, air sumur bahkan mengalami perubahan warna dan menimbulkan bau, sehingga warga harus mencari sumber air alternatif untuk keperluan memasak maupun air minum.

Kepala Kampung Tanjung Batu, Darwis, mengungkapkan bahwa rencana pembangunan jaringan air bersih sebenarnya telah masuk dalam pembahasan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Berau. Skema yang direncanakan adalah memanfaatkan sumber air dari Kampung Merancang untuk kemudian didistribusikan ke wilayah Tanjung Batu.

“Sesuai dengan hasil di Musrenbang Berau, rencananya diambil dari Kampung Merancang, namun realisasinya hingga sekarang pun belum ada,” ujarnya.

Meski telah direncanakan, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai waktu pelaksanaan program tersebut. Pemerintah kampung maupun masyarakat masih menunggu tindak lanjut dari pemerintah daerah dan pemerintah provinsi terkait pembangunan jaringan air bersih yang telah lama dinantikan.

“Kalau target waktu saya juga tidak tahu, entah di tahun ini atau di tahun depan,” katanya.

Menurut Darwis, keberadaan layanan air bersih menjadi kebutuhan mendesak bagi warga Tanjung Batu. Ketergantungan terhadap sumur bor dinilai bukan solusi jangka panjang, terlebih kualitas air di beberapa kawasan permukiman terus menjadi keluhan masyarakat.

Ia menyebut sejumlah wilayah yang paling terdampak berada di RT 4, RT 5, RT 8, RT 11, dan RT 12. Warga di kawasan tersebut menghadapi kondisi air yang dinilai kurang layak untuk dikonsumsi secara berkelanjutan.

“Harapannya air bersih yang ada di Kampung Tanjung Batu ini dapat segera diadakan. Dikarenakan masyarakat sekitar sini bergantung pada kekuatan sumur bor saja,” jelasnya.

Darwis berharap pemerintah segera merealisasikan program penyediaan air bersih agar masyarakat tidak lagi bergantung pada sumur bor yang kualitas airnya masih menjadi persoalan.

“Apalagi di sekitar RT 8, 12, 5, 11, dan 4 sebenarnya tidak layak dikonsumsi. Semoga layanan air bersih baik dari Pemkab Berau atau provinsi segera direalisasikan,” pungkasnya. (Zhr/Red)

You might also like
Lobi ke Kemenkes Berbuah Dukungan Rp150 Miliar, Fasilitas Kesehatan Berau Bakal Diperkuat

Lobi ke Kemenkes Berbuah Dukungan Rp150 Miliar, Fasilitas Kesehatan Berau Bakal Diperkuat

Kawasan Pariwisata Berau Jadi Perhatian, Kementerian Lingkungan Hidup Siapkan Bantuan Peralatan Sampah

Kawasan Pariwisata Berau Jadi Perhatian, Kementerian Lingkungan Hidup Siapkan Bantuan Peralatan Sampah

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Karhutla Mengintai, Menhut Pastikan Habitat Orangutan di Berau Tetap Terjaga

Karhutla Mengintai, Menhut Pastikan Habitat Orangutan di Berau Tetap Terjaga

Dari Mini Soccer hingga Balap Karung, Gunung Panjang Meriahkan HUT RI ke-81

Dari Mini Soccer hingga Balap Karung, Gunung Panjang Meriahkan HUT RI ke-81

Bidik 3-4 Kursi di 2029, PKB Berau Mulai Perkuat Struktur hingga Tingkat Kampung

Bidik 3-4 Kursi di 2029, PKB Berau Mulai Perkuat Struktur hingga Tingkat Kampung

Recent
Breaking News!!! 6 dari 7 Fraksi Sepakat Pembentukan Pansus Hak Angket, Paripurna menjadi Penentu
Breaking News!!! 6 dari 7 Fraksi Sepakat Pembentukan Pansus Hak Angket, Paripurna menjadi Penentu
Arogansi Aparat Disorot, PMII Unmul Kecam Tindakan Represif dan Angkat Isu Ketimpangan di Kaltim
Arogansi Aparat Disorot, PMII Unmul Kecam Tindakan Represif dan Angkat Isu Ketimpangan di Kaltim
Dari Disertasi Terbaik ke Ruang Skripsi Hukum, Dr. Jamhari Gaungkan Demokrasi Berkeadilan
Dari Disertasi Terbaik ke Ruang Skripsi Hukum, Dr. Jamhari Gaungkan Demokrasi Berkeadilan
Intimidatif Kerja Jurnalistik di Aksi 21 April, Koalisi Pers Kaltim Suarakan Pelanggaran Serius Kebebasan Pers
Intimidatif Kerja Jurnalistik di Aksi 21 April, Koalisi Pers Kaltim Suarakan Pelanggaran Serius Kebebasan Pers
Wacana Hak Angket Menguat, DPRD Kaltim Tekankan Fungsi Pengawasan
Wacana Hak Angket Menguat, DPRD Kaltim Tekankan Fungsi Pengawasan
Dari Forum Mahasiswa, Muara Badak Dorong Gagasan Bersama Jadi Gerakan Nyata

Dari Forum Mahasiswa, Muara Badak Dorong Gagasan Bersama Jadi Gerakan Nyata

KUTAI KARTANEGARA, KALTIMTARANOW — Sekelompok mahasiswa asal Muara Badak, Kutai Kartanegara, membuka ruang komunikasi lintas kampus dan organisasi untuk membicarakan peran generasi muda dalam pembangunan daerah. Ruang temu tersebut dikemas melalui kegiatan “Ngobrol Ide dan Silaturahmi Mahasiswa se-Muara Badak” yang berlangsung pada 14 September 2026. Forum ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperluas jejaring sekaligus […]

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Suahasil Nazara Resmi Pimpin Kemenkeu, APBN Sehat Jadi Prioritas

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim

Saat Kabut Asap Menjadi Tagihan Sosial Masyarakat Kaltim